Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Senin, 18 September 2017 – Renungan Malam

Sudah 836 kali dilihat

MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
SENIN, 18 SEPTEMBER 2017
Renungan Pagi
GB.61 : 3 -Berdoa
KEKAYAAN YANG SEJATI

Amsal 13:7-12
“Kekayaan adalah tebusan nyawa seseorang, tetapi orang miskin tidak akan mendengar ancaman.” (ay.8)

Jaman sekarang, siapa yang tidak butuh uang? Begitu mungkin yang dipikirkan sebagian orang pada saat ini. Sebagai alat tukar resmi yang diakui pada saat ini, uang seolah-olah dapat membuat kita memiliki banyak hal. Namun, sadarkah kita bahwa uang juga bisa membuat kita kehilangan banyak hal yang berharga dalam hidup kita? Persahabatan bisa rusak, keluarga bisa retak dan persekutuan bisa terserak. Mengapa demikian? Amsal mengingatkan bahwa kekayaan bisa mendatangkan berkat tapi juga masalah jika tidak didasari oleh sikap yang takut akan Tuhan.

Jika Tuhan yang kita andalkan maka kita akan memakai berkat itu untuk memuliakan Tuhan. Dengan sukacita kita akan berbagi berkat tanpa harus “hitung-hitungan”dengan Tuhan dan sesama. Tapi, jika harta itu kita pakai untuk memuliakan diri sendiri, maka dengan sendirinya keangkuhan dan pertengkaran (ay. 10) akan mengiring langkah kita. Dalam kondisi demikian, kekayaan kita pakai untuk “memiskinkan” orang Iain. Setelah membantu orang lain, kita akan terus mengungkit bantuan itu sehingga orang itu akan terus merasa berhutang budi. Setelah memberi persembahan dalam jumlah besar di gereja, kita mulai menuntut keistimewaan Iebih dari warga jemaat yang lain. Apakah damai jika kita menempuh jalan itu? Tidak! Pelita kita akan padam dengan sendirinya (ay. 9).

Amsal mengajak kita untuk menyadari bahwa hidup ini adalah bagian dari karya/proses Allah yang terus berputar (ay. 11). Apa yang kita miliki saat ini bisa hilang dan apa yang hilang saat ini, bisa menjadi milik kita kelak. Tidak ada yang abadi dalam dunia ini. Bisa jadi hari ini dompet kita tebal, mendadak besok kosong melompong atau sebaliknya. Berhadapan dengan realita tersebut, muliakanlah Tuhan dan bukan diri kita sendiri. Saat Tuhan kita muliakan, pelita hidup kita tak akan pemah padam karena Sumber Berkat akan selalu menjamin kehidupan kita dengan kekayaan yang sejati!

GB 61:4
Doa : (Ya Tuhan, ajarlah aku untuk telap memuliakan Engkau baik dalam kata dan karya, maupun dalam harta dan semua berkat yang Kau beri)

No Response to “Senin, 18 September 2017 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
May 2021
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31