Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Sabtu, 6 Mei 2017 – Renungan Pagi

Sudah 741 kali dilihat

MINGGU II SESUDAH PASKAH
SABTU, 6 MEI 2017
Renungan Pagi
♪KJ.363 : 1,2-Berdoa
NAZAR-NAZAR SEBAGAI DEDIKASI SYUKUR

Imamat 27:1-27
Tetapi pada waktu bebas dalam tahun Yobel, ladang itu haruslah kudus bagi TUHAN, sama seperti ladang yang dikhususkan bagi TUHAN. Imamlah yang harus memilikinya (ay.21).
Nazar. Bukanlah sebuah nama. Nazar, adalah sebuah komitmen yang didedikasikan sebagai syukur kepada Allah Sang Pemberi Hidup dan Sang Penjamin Kehidupan. Nazar adalah kesediaan diri untuk dengan sukacita dan syukur memindahkan sesuatu yang merupakan milik pribadi dan sangat berharga untuk diserahkan mutlak kepada Allah. Nazar bukan berarti memindahkan dan memberikan sesuatu yang tidak lagi dibutuhkan atau tidak lagi berhargabagi diri pribadi sipemberi kepada Allah. Nazar adalah komitmen untuk memberikan yang paling baik atau yangg terbaik dari hidup atau yang dimiliki kehidupan ini untuk Tuhan.

Berbagai peraturan yang ditulis secara terinci dan jelas dalam perikop pembacaan ini, bukanlah berarti Allah berkekurangdan dan meminta-minta dari umat-Nya supaya Ia berkecukupan. Bukan pula karena Allah ingin menguji atau mencobai umat-Nya. Berbagai peraturan yang ada bertujuan untuk menegaskan kepada umat Tuhan, bahwa dari Tuhan datang segala sesuatu maka sudah selayaknya umat berkomitmen untuk mengaturkan syukur dan terimakasih kepada Tuhan. Dan pemberian yang terinci tersebut hendak mengajarkan bahwa pemberian yang terbaik adalah pengakuan iman bahwa umat Tuhan tidak akan berkekurangan karena hidup dan kehidupannya adalah pemberian Allah.

Bagaimana dengan persembahan yang kita berikan kepada Tuhan melalui Gereja-Nya. Persembahan dalam ibadah-ibadah kita, persembahan syukur ulang tahun kita, dan juga persepuluhan kita. Apakah kita memberikannya dalam pemahaman yang sama, memberikan yang terbaik dan berharga karena kita yakin dan sadar sepenuhnya bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi kita. Dan bahwa bahwa hidup dan kehidupan kita adalah pemberian Allah maka sudah selayaknya kita memberikan yang terbaik bagi Tuhan? Sesungguhnya orang yang takut mempersembahkan yang terbaik adalah orang yang tidak percaya bahwa Tuhan selalu memberkati kehidupannya.

♪KJ.363:3,4
Doa:(Tuhan, mampukan kami untuk selalu memberikan yang terbaik bagi-Mu)

No Response to “Sabtu, 6 Mei 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
May 2021
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31