Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Minggu, 3 September 2017 – Renungan Pagi

Sudah 801 kali dilihat

HARI MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 3 SEPTEMBER 2017
Renungan Pagi
“GB.354 I 1-Berdoa
PENILAIAN MANUSIA VS KEHENDAK ALLAH

Hakim-Hakim 11:1-11
Kata Yefta … : “Jadi,jika kamu membawa aku….?” (ay.9)

Pasca ketiadaan Musa dan Yosua, Israel dipimpin oleh para Hakim yang bertindak sebagai kepala, pemimpin dan juga panglima atas Israel. Perikop ini dipusatkan pada prosesi pemilihan Yefta sebagai kepala atas Gilead, salah satu wilayah yang berusaha diambil dalam rangka memperoleh kembali tanah perjanjian. Pada masa itu, Israel telah tergoda dan jatuh dalam penyembahan berhala bangsa-bangsa yang ada di sekitar mereka. Mereka seolah-olah mempermainkan kesabaran dan kemurahan Allah yang tanpa batas. Sikap dan gaya hidup mereka sangat dipengaruhi oleh budaya dan agama lokal dari bangsa-bangsa Sidon, Moab, Amon dan Fillstin. Mereka menyembah Baal, Asytoret dan berhala-berhala lainnya (band.Hak 10:6-18). Konsekuensinya adalah Allah meninggalkan mereka (10:13) dan menyerahkan ke tangan bangsa lain untuk ditindas.

Dalam situasi tersebut, Israel kembali sadar dan bertobat. Mereka menjauhkan para allah asing dari tengah-tengah mereka dan hanya beribadah kepada Allah (10:16) dan membujuk TUHAN untuk membela mereka kembali. TUHAN Allah tidak tahan hati-Nya dan ingin menolong bangsa Israel. Sehingga Israel pun berusaha menentukan siapa yang akan memimpin mereka. Tuhan memilih dan mengang kat Yefta dari suku Gilead sebagai Hakim atas Israel. Yefta, pernah dibuang dari kaum sebangsanya, karena statusnya sebagai anak dari perempuan sundaI.la tidak memiliki harta pusaka apapun. Oleh karena itu, Yefta sakit hati dan lari dari rumah. Ia menjadi kepala perampok. Keberanian Yefta membuat para tua-tua Israel, akhirnya menjadikan Yefta, kepala atas seluruh Gilead dan menolong mereka dari penindasan Amon.

Dalam memilih pemimpin Gereja/jemaat, kita tidak boleh asal pilih. Pemilihan pemimpin haruslah didasarkan pada kompetensi yang sesuai harapan umat. Namun, Alkitab juga mengatakan bahwa seseorang yang menurut penilaian kita buruk, jahat dan tidak layak, ternyata dipilih oleh Tuhan. “Bukan yang dilihat mata yang dilihat Allah” (1Sam.16:7). Oleh karena itu, jangan pernah menilai dan menakar orang dari masa lalunya.

GB.354 1 2,3
Doa : (Ya Roh Kudus, bimbing hati kami, agar tidak mudah untuk merendahkan sesama karena kekurangannya)

No Response to “Minggu, 3 September 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
May 2021
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31