Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Jumat, 2 Juni 2017 – Renungan Malam

Sudah 936 kali dilihat

MINGGU PEMULIAAN
JUMAT, 2 JUNI 2017
Renungan Malam
GB.122 :1-Berdoa
SYALOM

Yohanes 14:27
“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, danapa yang Kuberikan tidak seperli yang diberikan oleh dunia kepadamu.Janganlah gelisah dan gentar hatimu” (ay.27)

Akhir-akhir ini banyak orang Kristen mengucapkan kata Syalom:di kantor, di tepi jalan, supermarket, dalam ibadah; pidato politik orangtidak seiman pun kadang mengucapkannya untuk mencari simpatikhadirin yang disusul tepuk tangan riuh. Kadang kita mendengar kataini diucapkan berulang kali, “Sya|om saudarakuuu… ah di belakangsana kayaknya masih tiduuur….Syalooooomm saudara-saudara dibelakang sana!!!” (dengan suara yang meninggi). Ketika hadirinmerespons dengan kencang, barulah si pembicara di podium gembiraberkata, “begitulah orang Kristen harus semangaatt !!!” Di sini katasyalom telah direndahkan maknanya identik sapaan: “Selamat pagi”,”Apa Kabar”.

Setelah Yesus berpesan kepada para murid agar hidup salingmengasihi, menjelang kepergian-Nya, Yesus mengucapkan kata”syalom”. ” Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu. “Yesus mengatakan damai sejahtera yangdiberi-Nya tidak sama dengan yang dari dunia. Orang dunia bisamengatakannya sebagai satu harapan dari kesalehan atau seba-liknya; dengan sungguh-sungguh atau mungkin tampak di luarnyasaja. Pastilah tidak mampu memberikan harapan sesungguhnya se-peni Yesus. Kata “Syalom” dari Yesus bukan suatu harapan murah-an. Kini la akan segera pergi menempuh jalan penuh penderitaanuntuk kedamaian manusia melawan kuasa kegelapan dan kekejam-an (3O;16:33). la juga tahu di mana dan kepada siapa Dia pergi, ka-rena itu “sya|omnya” sebagai suatu ucapan syukur yang penuh anu-gerah dan kuasa Allah. Untuk itulah la mengatakan kepada paramurid, “Jangan gelisah dan gentar hatimu”. Suatu penegasan sya-lom yang menenteramkan para murid dalam pengembaraan merekakelak tanpa kehadiran Yesus.

Jika Yesus mengucapkan kata syalom bukan sebagai harapanmurahan, maka kita pun mengucapkannya dengan bertanggung-jawab: jangan hanya formalitas atau di bibir saja -mengatakansyalom, tetapi menindas. Syalom dari Yesus menyemangati kita un-tuk menghadirkan syalom-Nya bagi orang lain disekitar kita.

GB.126:1, 2
Doa : (Bapa di Sorga, bimbinglah kami dengan kuasa Roh-Mu menghadirkandamai sejahtera-Mu bagi semua orang di sekitar kami)

No Response to “Jumat, 2 Juni 2017 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
May 2021
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31