Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Senin, 4 September 2017 – Renungan Pagi

Sudah 958 kali dilihat

MINGGU XIII SES.. PENTAKOSTA
SENIN, 4 SEPTEMBER 2017
Renungan Pagi
KJ.352:1,2-Berdoa
TAK GENTAR

Hakim-Hakim 11:29-33
Kemudian Yefta berjalan terus untuk berperang melawan bani Amon, …..(ay.32)

Usaha untuk menghindari peperangan lewat diplomasi yang dikerjakan para utusan hakim Yefta gagal. Dan akhirnya, peperangan tak terelakkan, karena raja Amon tidak menghiraukan pesan dari Yefta (ay.28). Namun saat bayangan ancaman peperangan bakal terjadi, sanggupkah lsrael menghadapi tentara Amon yang jauh lebih siap (10:17-18). TentaraAmon ancaman yang menakutkan, sehingga mungkinkah Yefta menghadapinya. Masih tengah memperhitungkan kekuatan berperang, tiba-tiba – seperti biasa dalam pengalaman Hakim-hakim lainnya – Roh TUHAN melengkapi seorang pahlawan dengan apa yang sangat dibutuhkan; yakni kewibawaan atas orang-orangnya, dan penyertaan TUHAN menghadapi tangguhnya lawan.

Agaknya tentara Amon yang sudah lebih siap tempur (10:17), membuat takut orang Israel. Tinggal kini, bagi sang prajurit muda yang gagah berani, sanggupkah dia menghadapinya? Heran? Ternyata meski tahu kedahsyatan kuasa Roh TUHAN yang telah menguasai Yefta, tidak otomatis membuat hatinya teguh. Yefta terkesan masih belum yakin sehingga ia mesti bernazar, barulah berangkat perang. Apa artinya ini?

Banyak orang Kristen seperti itu; di satu sisi percaya Imanuel, “Allah ada bersama kita”, tetapi bila lalu terbayang akan menghadapi kesulitan atau bahaya besar, mulailah sangsi terhadap keyakinan lmanuel. Di sana ia merasa TU HAN tidak bersamanya, lalu membuat perhitungan yang sepertinya tidak perlu. Setelah memperoleh Roh TUHAN, Yefta berkeliling ke daerah Gilead dan Manasye mencari pengikut guna menghimpun kekuatan. Tapi rupa-rupanya Yefta yang menyangsikan TUHAN. ltulah sebabnya ia membuat/mengikrarkan nazar. Sama seperti halnya perenungan dari pastorAnthony de Mello dalam buku Sejenak Bijak; banyak orang merasa tidak melihat hadirnya Terang Budi karena hidupnya berada di tempat lain. Mulai pagi ini, berbagai aktivitas akan dimulai lagi. Maka bila kita sudah memohon penyertaan Roh-Nya dan yakin la menyertainya, jalanilah kehidupan hari ini dengan sukacita tak gentar. lmanuel.

KJ. 352 : 3,4
Doa : (Ya Roh Kudus, segala kemungkinan akan terjadi hari ini, tetapi yakinkan terus bahwa Engkau selalu bersama hamba-Mu yang lemah ini, sehingga kami, meyakini Engkau su”ngguh berkuasa)

No Response to “Senin, 4 September 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
May 2021
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31