Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Senin, 29 Mei 2017 – Renungan Pagi

Sudah 704 kali dilihat

 

MINGGU PEMULIAAN
SENIN, 29 MEI 2017
Renungan Pagi
GB.205:1,4 -Berdoa
MENGAKUI KEBESARAN-NYA

Mazmur 114:1-8
Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah
gunung batu menjadi kolam air, dan batu yang keras menjadi mata air” (ay.7-8)

Jenghis Khan, pendiri lmperium Mongol, penakluk wilayah terluas dalam sejarah manusia berkata, “Dengan bantuan langit aku telah menaklukkan untuk Anda sebuah kerajaan besar, tetapi hidupku terlalu pendek untuk menaklukkan dunia ini. ltu tugas yang tersisa bagiAnda. ” Pernyataan ini mengingatkan kita bahwa hidup manusia terbatas dalam ruang dan waktu. la hanya bisa menjadi sesuatu bagi orang lain, bukan segalanya. ltupun dikerjakan tidak dengan kekuatannya sendiri, melainkan dengan pertolongan suatu kuasa yang menurut Jenghis Khanberasal dari langit (atas).

Memang, pada hakekatnya manusia lemah dan rapuh, karena ia “debu” dan singkat umurnya di bumi (Kej.2:7;3:19;5; Ayb 14: 1). Sekuat apa pun Mesir – penguasa yang memperbudak Israel – juga tak mampu menjadi kekuatan abadi. la pun takluk dan harus mengakui kebesaran TUHAN, Allah yang membawa Israel keluar dari negeri Firaun. Allah Israel itu TUHAN yang hidup, ajaib, dahsyat dan
berkuasa atas bangsa-bangsa. Keajaiban kuasa-Nya digambarkan oleh Pemazmur dengan bumi bergoyang di hadapan-Nya (Maz. 97:4-5;Hab.3:6), gunung dan bukit melompat-lompat bagai domba (Maz.29:6), laut dan sungai Yordan larl dari hadapan-Nya. Kekuasaan Allah seperti ini bukan saja suatu kesaksian tentang keajaiban-Nya yang mencengangkan bangsa-bangsa, tetapi telah membangkitkan iman Israel untuk menjadikan Allah sebagai yang menguduskan mereka (geografis dan kaum), sehingga mereka pun dapat hidup terpelihara oleh Allah dalam damai dan pengharapan-Nya.

Acapkali kita memanfaatkan waktu dan kesempatan hidup yang terbatas ini dengan tidak bertanggungjawab, sehingga hidup tidak bijaksana penuh hawa nafsu dan berbagai bentuk kejahatan yang menyakiti hati TUHAN dan sesama (Mat.22: 37-40). Kita juga menjadi angkuh, karena keberhasilan karya, dls. Hanya satu jalan yang membantu kita untuk hidup Iebih berkenan kepada Allah yakni hidup takut akan TUHAN, mengakui kebesaran-Nya dan memuliakan Dia. Biarlah kita berkarya hari ini dalam penyertaan dan berkat-Nya, oleh karena kuasa dan kebesaran-Nya ada di hati kita.

GB.275 :1, 2
Doa : (Ya Bapa di sorga, ajarlah kami mengasihi-Mu dengan mengisi hari-hari hidup kami memuliakan nama-Mu dengan hidup penuh tanggungjawab)

 

No Response to “Senin, 29 Mei 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
March 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031