Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Senin, 29 Mei 2017 – Renungan Malam

Sudah 728 kali dilihat

MINGGU PEMULIAAN
SENIN, 29 MEI 2017
Renungan Malam
KJ.222a:1,3 -Berdoa

MULIAKAN ALLAH YANG HIDUP
Mazmur 115:1-15

Allah kita di sorga; la melakukan apa yang dikehendaki-Nya! (ay.3)

Friedrich Nietzsche pernah berkata, “Tuhan sudah mati. Tuhan tetap mati. Kita telah membunuh-Nya. ” Maksud Nietzsche, gagasan tentang TUHAN tidak lagi mampu berperan sebagai sumber semua aturan moral. Akibatnya kebajikan manusia dilihat hanya sebagai usaha dan hasil karya kekuatan logika dan kemanusiaan. Menjadi menarik, karena saat ini manusia hanya dapat bekerja dengan baik,
berhasil dan berkualitas jika ditunjang oleh kecanggihan alat iptek (i/mu pengetahuan dan teknologi). Sekalipun demikian banyak perisliwa menunjukkan kegagalan manusia mengoperasikan perangkat berteknologi canggih. Masih ingatkah kita jatuhnya pesawat Air Asia di Selat Karimata pada 28 Desember 2014? Ini salah satu contoh dari sekian banyak bentuk kegagalan manusia menggunakan perangkat teknologi canggih itu.

Hal ini mengingatkan kita kisah kemurtadan Israel di kaki gunungSinai dengan membuat anak lembu emas dan menyembahnya sebagai TUHAN (Ke|.32:1-35). Israel telah jatuh pada pemujaan sesuatu yang bendawi (patung anak lembu emas, mati), karya manusia, bisu dan tidak dapat berbuat apa-apa. Ketidak-sabaran mereka pada Musa dengan membuat berhala untuk disembah memperlihatkan usaha manusia mencari Allah demi menjawab kebutuhan dirinya sendiri, bukan mendengarkan apa kehendak Allah baginya. Itulah sebabnya di mata Israel, Allah yang bekerja adalah yang tampak. Dengan demikian Harun dan Israel akan mudah menjawab bangsa bangsa dengan ini, “lni Allah kami, anak lembu emas yang kami sembah Seperti inikah iman Israel? Pemazmur berkata, “Allah kita di sorga; Ia melakukan apa yg dikehendaki-Nya” (3). Kepada Israel, diserukan untuk teguh percaya kepada TUHAN yang hidup, karena hanya Dialah perisai dan penolong umat-Nya.

Jangan menjadi angkuh oleh keberhasilan berkarya, karena akan membawa pada pemberhalaan karya. Jangan pula melihat kerja TUHAN untuk memuaskan hasrat, melainkan pandanglah Dia yang berencana dan berkehendak dalam hidup kita. Mari akhiri malam ini dengan bersyukur pada TUHAN yang telah menopang kita berkarya sepanjang hari ini. Solideo Gloria.

GB. 281:1, 2
Doa : (Ya Tuhan, bimbinglah kami untuk mempercayakan diri kami kepada Allah kami yang hidup yaitu TUHAN Yesus Kristus)

No Response to “Senin, 29 Mei 2017 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
November 2020
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30