Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Senin, 2 Oktober 2017 – Renungan Malam

Sudah 683 kali dilihat

MINGGU XVII SES. PENTAKOSTA
SENIN, 2 OKTOBER 2017
Renungan Malam
KJ 367:4-Berd oa
BAHAYA DI BALIK KEKUASAAN

1 Raja-Raja 11:1-13
Hati Salomo telah terpaut kepada mereka dengan cinta (ay.2)

Kalau engkau memiliki kekuasaan, buat apa saja b0leh”. Salomo telah sampai ke puncak kekuasaannya, pamor dan ketenarannya tersebar sampai ke manca negara. Kekuasaan menghasilkan tahta, harta, dan wanita. Salomo terperangkap dalam kekuasaan dan arogansi. Dalam hal wanita, Ia terperangkap dalam cinta semu, ketika salah satu teks mengatakan: Hati Salomo telah terpaut pada mereka dengan cinta. Ketika manusia memiliki kekuasaan, ia tidak bisa Iagi membedakan mana cinta dan mana nafsu. Apakah cinta sejati bisa diberikan kepada tujuh ratus isteri dan tiga ratus gundik?

Apalagi teks ini mengatakan: isteri-isterinya itu Iebih menarik hatinya ketlmbang Tuhan yang telah menuntun Salomo sampai ke tempat yang paling tinggi dan terhormat. Kekuasaan yang tidak terbatas dan gairah masa muda yang tidak terkendali, perlahan tetapi pasti telah menghanguskan, menggerogoti masa depan Salomo. Seterusnya, masa depan kekuasaan dan kerajaannya, bahkan masa depan Israel sebagai umat Allah, akan hancur.

Ketika masa tua datang, nalar mulai tumpul, kepekaan hati mengalami erosi, isteri-isterinya yang banyak itu akan mengendalikan Salomo. Atas nama cinta, dewa-dewi dan berhala asing milik isteri-isteri Salomo mulai menyerbu wilayah Israel, sementara Salomo sang raja tidak berdaya dan tidak bisa mempertahankan Israel dari serangan itu.

Salomo mengatasi kebesaran dan kejayaan raja-raja di sekelilingnya. Akibatnya secara sadar atau tidak sadar, Salomo membiarkan arogansi yang dimilikinya menipu juga menghancurkan dirinya sendiri, itulah bahaya kekuasaan. Kekuasaan memegang tiket di tangan untuk berbuat apa saja sekehendak hatinya. Orang lain harus berusaha sekuat tenaga baru bisa mendapatkannya, ia hanya bersabda, semuanya tersedia. Salomo sama sekali tidak menunjukkan keteladanan! Bagi orang Iain sangat mahal harganya, bagi sang penguasa tak ada harga apa-apa. Tidak ada yang perlu ditakuti, termasuk Tuhan. Oleh sebab itu perintah Tuhan-pun berani dilanggar. Ketika Tuhan mengatakan tidak boleh, Salomo mengatakan boleh. Peringatan tentang contoh yang buruk!

KJ.367: 5,6
Doa : (Berikanlah kami kerendahan hati dan ketaatan yang tulus hanya kepada-Mu Tuhan. Jauhkanlah kami dari arogansi kekuasaan)

No Response to “Senin, 2 Oktober 2017 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
April 2021
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930