Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Selasa, 5 September 2017 – Renungan Malam

Sudah 581 kali dilihat

MINGGU XIII ses. PENTAKOSTA
SELASA, 5 SEPTEMBER 2017
Renungan Malam
GB.286 : 1,2-Berdoa
MISI MANTU

Hakim-Hakim 12:8-15
” Ia mempunyai tiga puluh anak laki-laki.  (ay.9)

setelah hakim Yefta meninggal, umat Israel tetap dipimpin oleh hamba-Nya, yakni beberapa tokoh “hakim minor”. Mereka adalah Ebzan, Elon, dan Abdon. Tentunya mereka bekerja dengan kuasa dan wibawa dari TUHAN. Tetap mereka dipilih TU HAN dan bergerak setelah dipenuhi pula oleh Roh TUHAN. lnilah Roh sebagai daya pembangkit, meskipun dengan cara bagaimanakah TUHAN membangkitkan orang-orang-Nya adalah rahasia-Nya sendiri. Namun dengan karunia Roh itu hendak mempertegas, bahwa para Hakim yang bekerja di berbagai tempat/kota pada akhirnya menjadi tokoh berkharisma, serta bagi siapa para Hakim itu bekerja. Kehadiran mereka bukan hanya penentu di tengah segala perkara, tetapi memimpin bani Israel berjuang melawan suku lain yang menjadi ancaman Israel, serta turut menata kehidupan kesejahteraan sosial masyarakat.

Tiga Hakim berikutnya setelah Yefta, memperlihatkan perannya dalam memimpin dan membina masyarakat Israel. Dan salah satu model pembinaan bagi orang Israel yakni membangun hidup bersama sebagai saudara dalam kemajemukan antarbangsa. Langkah ini terkesan seperti dilakukan oleh Ebzan. Tindakkan Ebzan itu akhirnya memberi indikasi, bahwa ia – melalui keluarganya – tidak membangun paham kaum atau kelompok masyarakat yang eksklusif. Untuk 30 anak laki-lakinya dicarikan isteri dari Iuar sukunya. Hal sama juga untuk 30 anak perempuannya, dicarikan 30 lelaki dari luar sukunya untuk menjadi suami masing-masing. lnilah hakim yang memiliki menantu banyak orang dari Iuar sukunya.

Selain muatan bina seperti di atas, langkah Ebzan tentunya juga dapat dimaknai, bahwa tindakan mencari mantu dari Iuar suku dapat menjadi pintu yang cukup strategis bagi, pertama, terciptanya keamanan secara politis bagi Israel. Kedua, terbukanya jalan untuk meneruskan berita keselamatan Allah bagi orang/bangsa lain. Demikian halnya, kita memiliki relasl yang banyak sanak family maupun teman dari berbagai budaya, maka relasiitu menjadi pintu kesaksian iman Gereja, serta ladang ditaburinya benih cinta kasih Kristus.

GB.286: 3,4
Doa : (Ya TUHAN, kami bersyukur dengan banyaknya kenalan, namun buatlah kami mampu memahsyurkan lnjil Kristus lewat tutur dan laku dalam pergaulan)

No Response to “Selasa, 5 September 2017 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
March 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031