Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Sabtu, 23 September 2017 – Renungan Pagi

Sudah 59 kali dilihat

MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
SABTU, 23 SEPTEMBER 2017
Renungan Pagi
GB.300 : 1 -Berdoa
TETAP BAIK DI TENGAH SITUASI YANG TIDAK BAIK

Amsal 17:1-6
Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketentraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan (ay.1)

Sandang, pangan dan papan dianggap sebagai kebutuhan pokok manusia. Tanpanya, manusia dianggap belum dapat menjalani kehidupan yang sejahtera. Bahkan tidak jarang, kesuksesan seseorang juga diukur dari sejauh mana ia bisa memenuhi tiga kebutuhan pokok ini. Namun, benarkah demikian? Benarkah jika dengan pakaian yang mewah, makanan yang mahal dan rumah yang megah menjamin sukacita seseorang? Ternyata belum cukup! Contohnya saja dalam ayat 1 dari perikop firman Tuhan yang kita renungkan saat ini, /ebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketentraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan. Sukacita yang sejati tidak hanya bergantung dari apa yang ada di sekitar kita. Ayat 3 mengingatkan bahwa apa yang di dalam diri kita (hati) juga berperan untuk memberi daya bagi kita untuk bisa menghayati sukacita sejati. Situasi di sekitar kita bisa saja berubah.

Pagi ini rasanya senang, namun dalam hitungan detik bisa saja membuat kita muram. Jika sudah demikian, gula pun bisa terasa pahit. Firman Tuhan pada saat ini mau mengingatkan kita bahwa situasi bisa saja berubah menjadi tidak ramah. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita memandang situasi tersebut dengan tetap berpikiran positif! lnilah yang membuat rumah sederhana menjadi rumah yang hangat. Pakaian yang biasa tetap membuat wajah berseri dan makanan yang apa adanya tetap menyehatkan tubuh kita.

Salah seorang mahasiswa Harvard Divinity School pernah mengucapkan satu kalimat terkait dengan banyaknya kekecewaan yang terkait dengan radikalisme akhir-akhir ini. Berhadapan dengan situasi itu, mahasiswa ini berkata bahwa pertama-tama yang terpenting bukanlah tentang kebaikan apa yang bisa kita iakukan di tengah perubahan meiainkan apakah kita tetap bisa menjadi pribadi yang tetap baik di tengah perubahan! Jadi, sebelum kita berambisi untuk melakukan kebaikan, jagalah diri kita terlebih dahulu agar dapat menjadi orang baik di tengah situasi kehidupan yang kadangkala tidak baik. Selamat beraktivitas!

GB.300 : 2
Doa : (Ya Tuhan, kiranya Engkau menuntun aku untuk tetap mengupayakan kebaikan sekalipun di tengah situasi yang tidak baik)

No Response to “Sabtu, 23 September 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Ada 2 pengunjung online
October 2017
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031