Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Rabu, 6 September 2017 – Renungan Pagi

Sudah 506 kali dilihat

MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA
RABU, 6 SEPTEMBER 2017
HUT KE 58 PELKAT PA GPIB
Renungan Pagi
GB.297:1 -Berdoa
NAZIR

Hakim-Hakim 13:1-7
Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki…..(ay.5)

Karena kejahatan bani Israel mulai lagi, maka selama 40 tahun TUHAN membiarkan bangsa Filistin menindasnya. Sesungguhnya berulang-ulang TUHAN menghadirkan bagi mereka seorang pemimpin yang dapat membawa kehidupan beriman yang baik. Akan tetapi bila hakim yang dihadirkan itu meninggal, kembalilah mereka berlaku jahat di mata TUHAN. Tentunya Allah tidak berdiam diri atas kejahatan umat-Nya; Ia menghadirkan murka-Nya melalui penindasan bangsa kafir. Dan pada akhirnya belas kasihan Allah dinyatakan seiring pertobatan mereka. Namun setiap kali kelepasan diberikan, dengan mudah pula dilupakannya. Seolah dinamika ketaatan iman mereka seperti itu.

Hanya sekarang dijumpai siklus yang berbeda dalam perikop ini. Di sana tidak ada ungkapan pertobatan atau penyesalan umat Israel. Kisah berlanjut pada persiapan lahirnya tokoh baru yang akan menjalanl hidupnya sebagai nazir Allah. Sang tokoh itulah yang nantinya akan membebaskan bangsa Israel dari kekuasaan Mesir. Nazir adalah orang yang hidupnya berpantangan sesuatu bagi Allah (Bilangan 6). Tetapi kenaziran tokoh itu malah sejak kandungan. Sejak kandungan karena ibunya selama hamil sudah diminta untuk berpantangan dengan tidak minum anggur atau minuman keras, dan makan sesuatu yang haram.

Untuk umat yang telah berdosa dan ditolak Allah selama 40 tahun itu, ternyata TUHAN akan menunjukkan kemurahan-Nya bagi Israel. Tindakan kemurahan menjadi prakarsa TU HAN yang masih mencintai umat pilihan-Nya. Tentunya dengan adanya pengampunan tersebut memungkin umat-Nya menjadi melek iman. Tindakan belas kasih ini sejalan dengan pemahaman rasul Paulus (Roma 11:32).

Sehingga pemulihan itu bukan karena sudah adanya pertobatan. Adanya prakarsa TUHAN yang memulihkan kehidupan berdosanya umat, semata-mata Ia rindu umat-Nya hidup. Terdorong adanya cinta Allah bagi hidup umat-Nya, kiranya melahirkan sambutan umat yang berbakti. Berbakti dengan kehidupan yang bernazir bagi TUHAN. Yakni hidup bernazir yang membuat hati Allah bergembira.

KJ.297: 2,3
Doa : (Ya TUHAN, ajar kami bersyukur mengha_rgai pengampunan-Mu dengan hidup yang berbakti)

No Response to “Rabu, 6 September 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
March 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031