Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Rabu, 27 September 2017 – Renungan Malam

Sudah 594 kali dilihat

MINGGU XVI SES. PENTAKOSTA
RABU, 27 SEPTEMBER 2017
Renungan Malam
GB.252 : 1-Berdoa
JIKA ALLAH MENYERTAIKU, SIAPA SANGGUP MELAWAN?

2 Samuel 5:6-10
…….sebab TUHAN, Allah semesta alam, menyertainya (ay.10)

Terkagum-kagum aku membaca nas perikop ini. Mengapa? Mana mungkin orang-orang buta dan orang-orang timpang kaum Yebus ikut menjadi pengawal perang? Pertama, untuk berjalan saja orang buta dan orang timpang sudah sulit, apalagi untuk maju berperang? Kedua, sampai hati bangat pemimpin orang Yebus melatih dan menjadikan orang buta dan timpang ikut mempertahankan kotanya Yerusalem. Salahkah pemimpin Yebus melatih rakyat semesta untuk mempertahankan negerinya? Bukankah tindakan ini menunjukkan kecintaan pada negerinya? Rakyat Yebus memiliki patriotisme dan nasionalisme kuat. lstilah populerz “cinta tanah air.”

Toh, kisah ini berlanjut dengan pernyataan kritis kepiawaian Daud yang mengatakan: “Siapa yang hendak memukul kalah orang Yebus, haruslah la masuk melalui saluran air itu. Mengherankan bukan? Seorang gembala domba semasa kecil bernama Daud, kini berubah menjadi seorang raja yang mengambil keputusan tepat mengalahkan profesionalisme tentara Yebus yang cinta tanah air. Daud, anak muda, gembala domba mampu mengalahkan Goliat, panglima perang Filistin. Mengapa? Karena ia datang dengan nama Tuhan semesta alam (1 Sam. 17:45). Salahkah suatu bangsa mempersiapkan tentaranya secara profesional demi mempertahankan tanah airtercinta?

Oh, tidak! Faktor apakah yang menyebabkan Daud mampu mengalahkan Yebus dan menjadikan Yerusalem sebagai kota Daud? Karena Allah menyertainya! Sehebat-hebatnya profesiaonalisme dan paham nasionalisme cinta tanah air bangsa Yebus. Tuhan Allah semesta alam jauh melebihi kekuatannya. Sekali Ia memilih, Ia akan menyertai umat-Nya. lsrael di bawah pimpinan raja Daud untuk mendatangkan kebaikan bagi dunia ini. Saya tidak lagi terkagum-kagum pada kehebatan tentara Yebus yang mewakili kuasa duniawi. Sebaliknya mengangguk-angguk karena memahami betapa agungnya Tuhan serta semesta alam dengan rencana-Nya bagi dunia ciptaan melalui umat keterpilihan-Nya.

GB.252 : 2
Doa : (Tiada kemampuan apapun yang ada pada kami. Namun karena Tuhan berkenan menyertai kami, maka setiap kami yakin mampu melakukan tugas suruhan-Mu)

No Response to “Rabu, 27 September 2017 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
January 2021
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031