Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

PIKIRAN BESAR

Sudah 102 kali dilihat

 

Pada 10 Desember 1914 terjadi kebakaran besar di West-Orange, New Jersey yang meruntuhkan bangunan dalam sebuah kompleks industri. Ada sepuluh bangunan yang terbakar habis dalam api yang menyala besar dengan bunyi gemeretak yang menakutkan. Puluhan mobil damkar berusaha memadamkan api namun nampak sia-sia. Mereka terus berupaya memadamkan api tanpa menyadari bahwa seorang laki-laki tua (61 tahun) sedang berdiri tegak memandang kebakaran tersebut didampingi anaknya.

Laki-laki tua itulah pemilik kompleks bangunan yang kini sedang membara di hadapannya
dan di sisinya berdiri anaknya memandang cemas dengan wajah pucat pasi. Ayah dan anak
yang berdiri tidak lain adalah Thomas Alva Edison dengan anaknya Charles Edison. Thomas
Edison sambil memandang kebarakaran hebat itu tiba-tiba berkata kepada Chales, ‘pergi
panggil ibu-mu dan ajaklah teman-teman yang lain lalu datanglah kesini’. Kemudian ia
lanjutkan ‘kita semua akan menonton api kebakaran ini bersama. Ini api besar yang tidak bisa dilihat setiap waktu’.

Charles terkejut dengan perkataan ayahnya dan sambil melihat kepada ayahnya, sang anak
berkata ‘tapi ayah, semua milik kita habis terbakar, semua yang kita kerjakan sudah musnah
dan kenapa lagi memanggil ibu untuk melihat musnahnya semua karya ayah? Thomas
menjawab ‘ya benar semua hasil kerja kita terbakar tapi jangan lupa, dan itu termasuk
semua kegagalan dan kesalahan kita dalam uji coba penemuan baru’. Semua terbakar tapi
esok hari tidak terbakar.

Ini adalah pernyataan besar dari orang yang besar hati dan pikirannya tidak terjebak
pada apa yang terlihat namun melampaui apa yang dilihatnya. Kepada wartawan New York
Times, Thomas Edison mengatakan bahwa ‘usiaku 61 tahun sekarang dan anakku Charles 24
tahun tetapi besok aku akan bekerja keras lagi untuk membangun yang baru bersama anakku’.

Inilah pikiran besar seorang ayah kepada anaknya. Thomas Edison menjadi ayah yang besar bagi anaknya dengan memberi contoh yang baik dari kesukaran yang dihadapi. Ia memberi keyakinan yang besar pada masa depan anaknya dan bukan gerutu. Ia tidak memanipulasi
cara berpikir sang anak sebaliknya ia menajamkan pikiran anaknya sehingga ungkapannya menjadi relevan hingga sekarang ‘jenius adalah 1% inspirasi dan 99% kerja keras’.

Dahulu kala Yesus menyatakan pikiran besar-Nya bahwa Kasih Allah begitu besar sehingga
mereka yang percaya mendapat hidup kekal. Pikiran besar dan kerja keras adalah kombinasi
yang terbaik.

No Response to “PIKIRAN BESAR”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Ada 3 pengunjung online
August 2018
M T W T F S S
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031