Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Minggu, 28 Mei 2017 – Renungan Malam

Sudah 769 kali dilihat

HARI MINGGU PEMULIAAN
MINGGU, 28 MEI 2017
Renungan Malam
KJ.240b :1,2-Berdoa
MENJADI BERMAKNA

Mazmur 113:1-9
TUHAN tlnggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit” (ay.4)

Mengacu pada tokoh Lazarus (Luk.16:19-31) adalah seorang miskin yang hina. la seorang pengemis yang badannya penuh borok (luka, kudis) dan hidupnya bergantung dari pengasihan orang. Ia seIalu berbaring di depan pintu rumah orang kaya. Untuk menghilangkan laparnya, ia menanti sisa-sisa makanan yang jatuh dari meja orang kaya itu. Sekalipun demikian, tidak/ah tergerak belas kasihan orang kaya itu padanya. Hanya anjing-anjing yang menghampiri menjilat boroknya. Sungguh sedih melihat orang miskin dan hina mendapat perlakuan seperti itu dari orang-orang berpunya. Bahkan, mereka tidak berguna, dianggap sampah, berbahaya dan harus dihindari.

Berbeda dengan perlakuan manusia, Allah sangat memerhatikan orang miskin (ekonomi, sandang dan pangan), orang hina (dipandang rendah kedudukan, harkat dan martabatnya). la peduli pada mereka sering diperdaya dan dikesampingkan, seperti perempuan mandul di Israel yang sering di hina dan diperlakukan secara tidak adil (bdk.1 Sam.1). Allah melawat mereka yang menderita dengan cara merendahkan diri meninggalkan takhta kemuliaan-Nya untuk menegakkan mereka dengan cara mengangkat dan mendudukkan mereka bersama para bangsawan, suatu berita yang membuat mereka lebih berarti serta memiliki harga diri. Ini berita tentang kasih sayang Allah yang memulihkan orang lemah dan hina, karena dihadapan-Nya semua manusia mulia (Maz.8).

Allah Mahatinggi di Sorga yang mengatasi bangsa-bangsa patut dimuliakan. Kemuliaan Allah bukan dari kehormatan-Nya, melainkan tampak melalui tindakkan-Nya menegakkan yang hina. Paul Tillich berkata, “Penebusan hanya dapat dikerjakan oleh seorang yang mengambil bagian secara penuh dalam situasi manusia, bukan oleh seorang dewa yang berjalan di atas bumi.” Belajar dari cara Allah ini, maka setinggi apapun pendidikan kita, sebanyak apapun gelar kita, dan sepintar apapun kita, tidak akan ada nilainya jika kita memiliki kepribadian yang suka menghina dan merendahkan orang lain. Menghormati orang Iain adalah cara menjadi bermakna. Jadi, berusahalah tidak hanya menjadi orang sukses, tetapi jadilah orang bermakna.

GB.278 : 1, 2
Doa : (Ya TUHAN, ajarlah kami menjadi orang bermakna menurut kehendakMu)

No Response to “Minggu, 28 Mei 2017 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
February 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728