Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Minggu, 26 Maret 2017 – Renungan Pagi

Sudah 676 kali dilihat

HARI MINGGU III PRAPASKAH
MINGGU, 26 MARET 2017
KJ.445:1-Berdoa
BERHARAP KEPADA TUHAN

Ratapan 1:1-19
“TUHANlah yang benar, karena aku telah memberontak terhadap firman-Nya… (ay.18).

Kltab Ratapan ditulis terkait kehancuran kota Yerusalem, secara khusus Bait Allah. Kehancuran tersebut begitu menyedihkan dan memilukan hati seluruh umat dan bangsa Israel sebagai bangsa milik Allah. Setiap orang yang menyaksikan kehancuran dahsyat yang menimpa kota, dan khusus Bait Suci, pasti akan meratap pedih karena tidak menyangka bisa terjadi. Mengingat Allah Israel adalah Allah yang hebat dan perkasa.
Habis sudah kejayaan dan semarak Yerusalem. Tidak ada lagi kebanggaan. Tidak tampak lagi kegemilangannya. Sejauh mata memandang, hanya puing reruntuhan yang menghiasi bukit Sion. Demikianlah perjalanan bangsa Yehuda yang dijungkirbalikkan oleh bangsa Babel. Hal yang paling menyedihkan ialah kehancuran Bait Suci yang dipahami sebagai suatu pembuktian bahwa dewa-dewa Babel lebih berkuasa daripada Tuhan, Allah Israel.
Dosa membuat hubungan Tuhan dengan manusia menjadi rusak. Yehuda menajiskan dirinya dengan kekafiran. Membenamkan diri di lumpur dosa. Bangsa Yehuda tidak lagi mengagungkan Tuhan tetapl memuliakan dewa-dewa. Tuhan, Allah Israel tidak lagi menjadi pusat hidup mereka. Sekarang Ia turun tangan dan seakan-akan tidak mengenal belas kasihan. Akibat dosa, bangsa Yehuda terpisah dari Tuhan. Itu berarti kehampaan. Tidak ada damai sejahtera, sukacita dan kebahagiaan. Alangkah tidak nyamannya hidup tanpa Tuhan. Keadaan terpisah dari Tuhan berarti keadaan tanpa harapan. Fatal. Dewa-dewa berhala tidak mampu memberikan pertolongan. Apalagi ketenangan.
Adalah hal yang menarik, pada ayat 18a dikatakan, “Tuhanlah yang benar, karena aku telah memberontak terhadap firman-Nya”. Benar, kalau Tuhan menghukum itu karena penduduk Yehuda memberontak melawan kehendak-Nya. Tuhan memang punya alasan untuk menghukum bangsa Yehuda namun pengampunan juga Ia curahkan. Kesempatan bertobat Ia berikan. Tuhan punya berbagai cara untuk mengingatkan atau menegur kita. Tuhan tidak menginginkan kita terus menerus hidup dalam kesalahan. Mari bergantung dan berharap hanya pada Tuhan. Pintu pengampunan selalu terbuka dan tangan-Nya siap menyambut saudara dan saya.


KJ. 445 : 2
Doa : (Tuhan, kami datang hanya kepada-Mu dalam permohonan dan doa)

No Response to “Minggu, 26 Maret 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
March 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031