Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Minggu, 24 Desember 2017 – Renungan Malam

Sudah 1030 kali dilihat

 

MALAM MENJELANG HARI NATAL
MINGGU, 24 DESEMBER 2017

Renungan Malam

Merajut Kehendak Baik

Lukas 2:8-20
“…damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya” (ay.3)

Untuk pertama kali dalam hidupnya ia berada di dalam gedung gereja.  Seorang pemuda tanggung berdarah Bugis dan pemeluk agama Islam asal kampung Bojo Kabupaten Barru pinggiran Kota Pare Pare Sulawesi Selatan ini memenuhi undangan pertemanan Desember 2015, sembari menikmati indahnya dekorasi Natal di gedung gereja tua – “Gereja Manu” (manu = ayam – bhs. Bugis – saat ini GPIB Immanuel Pare Pare).  Niat baik itu diikuti dengan keterbukaan hati dan rela membantu menerjemahkan dan melafal bait ke-2 Kidung Jemaat 92 (“Malam Kudus”) dalam tutur bahasa Bugis.  Syairnya kemudian didokumentasi dalam tulisan dan dimadahkan pada Ibadah Malam Natal 2015 oleh Warga Jemaat dalam bingkai Tata Ibadah bernuansa daerah, “Wenni mapaccing masino sino linota matakka sipa’ dua deppa na matinro Ambo’ Indo’ sipoji Anak manyamengtinro na Anak manyamengtinro na”.

Kerelaan niat dan kehiendak baik pemuda tanggung dalam memaknai perjumpaan yang tulus, merupakan kepingan kecil mozaik kehidupan yang telah merekonstruksi kembali pesan sukacita para Malaikat kala memadahkan “Kidung Gloria” di sekitaran padang rumput kota kecil “Rumah Roti”.  “Terpujilah Allah di langit yang tertinggi!  Dan di atas bumi, sejahteralah manusia yang menyenangkan hati Tuhan! (ayat 14 – BIMK:LAI).  “…damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya” (ayat 14 – TB:LAI).  ‘Berkenan’ (eudokia ’eudokia’ – bhs. Yunani) dapat dimaknai maksud baik; kerelaan; keinginan; niat atau kehendak baik yang berkenan – dan kehidupan menanti rajutan setiap insan untuk terus memadu simpul-simpul niat baik dalam memaknai secara baru Kisah Natal sebagai Kisah Kasih Allah.

Malam ini dalam menyambut Natal Yesus Kristus, Kidung Gloria menjadi bahasa universal yang disenandungkan untuk merefleksikan kembali panggilan Gereja dalam perutusan-Nya di ruang publik, bersentuhan dengan realitas keragaman sebagai potret keseharian menuju “Damai Sejahtera” yang sejati.  Mari dalam bingkai rajutan berkehendak baik kembali kita nyatakan Damai dan Kasih Allah berpadu dalam syukur menyambut Kelahiran-Nya.

No Response to “Minggu, 24 Desember 2017 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
March 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031