Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Minggu, 18 Juni 2017 – Renungan Pagi

Sudah 90 kali dilihat

HARI MINGGU II SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 18 JUNI 2017
Renungan Pagi
KJ. 424 : 1-Berdoa
PERKAWINAN DAN HIDUP MELAJANG; KEDUANYA KARUNIA ALLAH

1 Korintus 7:1-11
“…tetapi setiap orang menerima dari Allah karunianya yang khas,…”(ay.7)

Manusia memiliki alasan yang berbeda tentang tujuan melakukan perkawinan antara lain: 1) keinginan untuk membangun keluarga Kristiani; 2)-takut dibilang “gak laku”; 3) keinginan untuk memperbanyak kekayaan; 4) keinginan untuk memiliki keturunan; dan 5) bisa melakukan hubungan seksual.

Bicara tentang perkawinan, rasul Paulus memulai dengan kalimat “Adalah baik bagi laki-laki kalau ia tidak kawin” (ayat 1). Pernyataan rasul Paulus pada awal perikop ini jangan dipahami bahwa ia melarang perkawinan. Memahami ayat di atas, kita harus melihat ayat selanjutnya yang menegaskan bahwa perkawinan dan hidup melajang, keduanya adalah karunia dari Allah (ayat 7). Ada orang yang dikaruniakan untuk memiliki pasangan dan membangun keluarga; tetapi ada juga orang yang dikaruniakan untuk hidup melajang. Keduanya bukan hal yang salah dihadapan Allah, melainkan adalah karunia Allah yang harus dijalankan sesuai dengan kehendak-Nya. Artinya ketika kita kawin, maka jalankan perkawinan itu sebagai sebuah pelayanan bagi Allah dengan menjaga keutuhan perkawinan bersama Tuhan_Yesus, Kepala Keluarga (ayat 3-5,10-11). Dan ketika kita melajang, isilah hidup untuk melayani Allah dan bukan untuk melakukan dosa percabulan.

Disisi lain rasul Paulus juga mengangkat sebuah realita kelemahan manusia terhadap nafsu percabulan. Jika realitanya kita tidak sanggup menjaga nafsu percabulan, maka sebaiknya kita masuk dalam perkawinan. Namun, alasan ini jangan dilihat sebagai salah satu tujuan dari perkawinan Kristen. Bagi rasul Paulus, perkawinan Kristen merupakan anugerah Allah bagi, kehidupan setiap orang percaya. Sebab perkawinan Kristen merupakan sim bol penivujudan hubungan antara Allah dengan umat-Nya.

Perenungan bagi kita: “Dimanakah posisi kita saat ini? “Apapun pilihan kita, baik kawin maupun hidup melajang, yang terpenting bagi Allah melalui rasul Paulus adalah kesiapan dan kesetiaan hati untuk tetap melayani Allah melalui kehidupan pribadi dan keluarga.

KJ.424 : 3
Doa : (Bapa, ajar kami untuk setia melayani-Mu apapun pilihan hidup kami)

No Response to “Minggu, 18 Juni 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Ada 1 pengunjung online
August 2017
M T W T F S S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031