Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

KAMIS,16 MEI 2019 – Renungan Malam

Sudah 170 kali dilihat

 

MINGGU III SESUDAH PASKAH

GB.337:1 3,5 – Berdoa

SEDIA BERKORBAN TANPA PAMRIH

Ibrani 10:14-18
“Jadi, apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa” (ay.18)

Banyak orang Kristen kusuk berdoa, bernyanyi dan mengucapkan janji setia, “ya dengan segenap hatiku aku mau mengikut Yesus, aku mau cinta Yesus selamanya dstnya, bahkan merelakan seluruh hidupnya untuk Tuhan.” Bukan itu saja, seluruh harta kekayaannya terkadang direlakan untuk membantu pekerjaan Tuhan. Kekristenan tak pernah lepas dari pengorbanan. Melayani Tuhan berarti merelakan diri untuk berkorban, baik tenaga, waktu, perasaan, uang, dan mungkin juga nyawa. Pertanyaannya, mengapa Anda mau berkorban? Untuk apa Anda berkorban? Apakah supaya menjadi populer, dikenal oleh dunia, dan dianggap sebagai pahlawan berjasa, seperti dilakukan para pemimpin dunia masa kini?

Sebenarnya pengorbanan yang maha dahsyat adalah pengorbanan Yesus di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Dalam perjamuan malam Yesus berkata, “…inilah darah-Ku darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa” (Mat.26:28). Penulis Ibrani menjelaskan bahwa Kristus adalah Imam Besar kita untuk selamanya yang senantiasa menjadi Pengantara kita di hadapan takhta Allah (7:25). Tugas seorang imam adalah membawa korban bagi manusia kepada Allah guna penyudah dosa (menurut kultus PL), tetapi Kristus telah datang menjadi imam bukan lagi membawa korban domba, melainkan diri-Nya sendiri sebagai Anak Domba Allah yang sempurna. Untuk menggenapi janji Allah, karena Allah tidak mau manusia terus-menerus hidup dalam dosa, Allah mau menyelamatkan manusia. Bahkan Yesus berkata, Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka. Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, maka tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa (ay.17-18).

Sebagai orang yang percaya kepada-Nya, kita seharusnya tidak saja menyanyi tentang kasih Kristus dan pengorbanan-Nya, melainkan mau melayani-Nya dengan segenap hati, belajar dengan kerendahan hati, sedia mengampuni dan melupakan segala kesalahan yang dilakukan sesama, sekalipun menyakitkan, sedia berkorban tanpa pamrih, karena itulah yang Tuhan ingini untuk kita lakukan.

KJ.208 : 1,2,4
Doa : (Ya Bapa, ajar kami menyanyi tentang kasih setia-Mu melalui perbuatan kami yang memuliakan nama-Mu)

No Response to “KAMIS,16 MEI 2019 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
May 2019
M T W T F S S
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031