Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Jumat, 22 September 2017 – Renungan Pagi

Sudah 647 kali dilihat

MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
JUMAT, 22 SEPTEMBER 2017
Renungan Pagi
GB.296 : 1 -Berdoa
MENJADI PRIBADI YANG BERHIKMAT

Amsal 16: 16-20
Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga dari pada mendapat perak (ay.16)

 

Qrang pintar memang banyak, namun belum tentu semua orang pintar dapat dikatakan berhikmat. Amsal mengingatkan kembali bahwa memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertianjauh lebih berharga dari pada mendapat perak. Hikmat Tuhan akan membuat kita memperoleh
pengertian untuk hidup dalam kebijaksanaan. Orang yang bijaksana bisa jadi bukan orang berjabatan tinggi atau kaya raya, namun ia memiliki ketepatan. Maksudnya bagaimana? Ya, ia dapat menempatkan diri secara tepat dalam segala situasi. Dalam kondisi yang “panas” ia mampu hadir untuk mendinginkan dan bukannya semakin memanas-manasi. Dalam kondisi ketika banyak orang menjadi tidak sabar, ia mampu mempertahankan kesabarannya. Ketika orang di sekitarnya meninggikan diri dengan angkuhnya, ia tetap mampu untuk rendah hati. Namun, bukan berarti ia tidak bisa bersikap tegas. Justru saat orang di sekitarnya takut untuk tegas, ia mampu untuk menunkukkan sikap yang tegas terhadap ketidakadilan, ketidakjujuran dan ketidakbenaran. Kemampuan ini tentu tidak bersumber dari dalam dirinya melainkan Iahir dari persahabatannya dengan Tuhan (ay.20).
Persahabatan ini memiliki makna yang penting karena persahabatan dengan Tuhan terungkap dalam persahabatan dengan sesama orang percaya di dalam relasi yang akrab satu sama lain dan bukan mendominasi. Jadi, orang yang berhikmat tidak mendominasi dalam relasi dengan orang lain, ia juga tidak berusaha selalu menjadi yang paling utama dalam setiap pertemuan dan percakapan. Dengan bijak ia menghargai setiap ide dan gagasan sekalipun tidak sama dengannya. la juga tidak marah saat pendapatnya tidak diterima dan tidak pernah menganggap dirinya rendah karena rendah hati. Kelihatannya, GPIB memerlukan orang-orang berhikmat dalam menopang pelayanan, persekutuan dan kesaksian. A”pakah kita termasuk di dalamnya?
 
Silahkan merenungkannya dalam memasuki hari baru pemberian Tuhan pada saat ini.


GB.296 : 2
Doa : (Ya Tuhan, kiranya hikmat-Mu terus menyertai jalanku dan dengan demikian memampukanku untuk selalu memullakan Engkau)

No Response to “Jumat, 22 September 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
March 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031