Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Kamis, 21 September 2017 – Renungan Pagi

Sudah 540 kali dilihat

MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017
Renungan Pagi
GB.252 : 1-Berdoa
TINGGI HATI VS RENDAH HATI

Amsal 16:1-9
Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi Tuhan; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman (ay.5)

Kerendahan hati mendadak bisa menjadi begitu langka apabila berhadapan dengan orang-orang yang “tinggi”…tinggi ilmu… tinggi jabatan… tinggi penghasilan dan tinggi pengaruh. Sungguh realita yang kadangkala membuat kita tersenyum pahit.

Memang, semakin tinggi pencapaian dalam hidup dan semakin tinggi penghargaan orang-orang di sekitar kita, semakin tinggi pula hati kita terangkat! Kalau sudah demikian, sadar ataupun tidak, bukan Tuhan lagi yang ditinggikan dalam kehidupan kita melainkan diri kita sendiri. Inilah yang dikemukakan oleh Amsal dalam perikop Firman Tuhan yang kita renungkan saat ini. Dalam rangkaian nasihat hikmat yang diberikan, ayat 5 kembali mengingatkan, setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi Tuhan; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman.

Mengapa Tuhan menganggap bahwa tinggi hati adalah kekejian bagi Tuhan? Jawabannya jelas, karena Tuhan yang Maha Tinggi itu menempuh jalan kerendahan hati dalam menyatakan kasih dan kuasa-Nya bagi umat manusia.

Kita diharapkan berhati-hati dalam hal ini karena kadangkala kita tidak menyadari bahwa kita sudah masuk “area” tinggi hati. Sebut saja satu penyakit spiritual yang seringkali muncul tanpa disadari dalam hidup umat Tuhan, merasa paling benar dalam ketidakbenaran, merasa paling tahu dalam ketidaktahuan dan merasa paling rendah hati dalam ke-tinggi-hati-an.

Akibatnya, kita merasa bahwa diri kita lebih baik dari orang |ain… talenta kita lebih baik dari talenta orang iain… peiayanan kita lebih baik dari orang lain… paduan suara kita lebih bagus dari paduan suara lain… khotbah kita lebih bagus dari orang lain.. dan gereja kita lebih baik dari gereja orang lain.

Bangga boleh saja, tapi sombong tidak. karena orang yang sombong sudah merendahkan dan menganggap remeh orang lain dalam kepuasannya akan berbagai kelebihan diri.  Inilah yang mau diingatkan oleh Amsal, baiklah kita mengandalkan Tuhan setiap saat dan waktu sehingga kita luput dari “penyakit” ini (ay. 3). Tinggi hati memang berbahaya tapi lebih berbahaya lagi orang yang tidak sadar kalau ia sudah tinggi hati!

GB.252 : 2
Doa : (Ya Tuhan, kiranya Engkau mengaruniakan kerendahan hati padaku sehingga nama-Mu senantiasa ditinggikan di sepanjang waktu)

No Response to “Kamis, 21 September 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
February 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728