Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Jumat, 7 April 2017 – Renungan Pagi

Sudah 633 kali dilihat

MINGGU II PRAPASKAH
JUMAT, 7 APRIL 2017
RENUNGAN PAGI
KJ. 300:1-Berdoa
PERCAYA SEPENUHNYA KEPADA TUHAN

Yesaya 51 : 9-11
Maka orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Slon…. (ay.11)

Sengsara Israel mencapai titik tertinggi. Dalam keadaan demikian siapapun manusia akan menjadi lemah dan tidak berdaya, lalu hidup dipenuhi dengan mempertanyakan semua hal kepada Tuhan. Iman mereka mempertanyakan hakekat diri mereka yang mengalami penderilaan. Siapa yang dapat menolong? Siapa yang dapat mengeluarkan mereka dari negeri sengsara? Siapa yang menentukan masa depan mereka? Sesungguhnya bukan Israel tidak mengerti mengapa mereka mengalami sengsara. Mereka paham benar bahwa hidup di dalam Tuhan akan baik keadaannya, sebaliknya hidup menentang Tuhan akan memperburuk keadaan mereka, bahkan dapat binasa. Tuhan sudah menunjukkan karya kasih-Nya sejak dahulu kala. Tuhan yang telah menentukan mereka menjadi umat kesayangan-Nya. Sebagai umat kesayangan-Nya, mereka selalu ada dalam pemeliharaan Tuhan dan tangan Tuhan selalu terancung menjaga mereka. Perbuatan-perbuatan Tuhan yang luar biasa sudah mereka alami, tetapi mereka sendiri mengkhianati Tuhan dengan hidup dalam kejahatan.

Kalau kemudian Israel mengalami kesengsaraan, itu bukan karena Tuhan berkehendak demikian, tetapi mereka sendirilah yang telah memaksa Tuhan untuk memperlakukan mereka demikian. Perilaku mereka yang jahat telah membuat Tuhan bertindak keras terhadap mereka. Sekarang mereka tidak berdaya, mereka tidak dapat keluar dari situasi hidup mereka yang sedemikian menyedihkan. Umat milik Tuhan, tetapi hidup menentang sang Pemilik. Lalu siapa yang dapat menyelamatkan umat? Tuhanlah yang dapat menyelamatkan mereka, melepaskan mereka dari sengsara.

Pada bagian tertentu dari seruan kenabian, Yesaya menyebut nama Rahab. Rahab adalah nama yang menggambarkan seorang yang demikian jahat, yang berhasil mengobrak-abrik umat Tuhan. Sekalipun demikian, sebesar apapun kuasa jahat seorang Rahab, ia tidak dapat melampaui kuasa Tuhan. Tuhan mempunyai cara untuk membebaskan umat. Yesaya mengajak umat untuk percaya sepenuhnya hanya kepada Tuhan.

KJ 300 : 4
Doa : (Terima kasih Tuhan, karena Engkau kami memiliki masa depan. Ajar kami untuk sepenuhnya percaya kepada-Mu)

No Response to “Jumat, 7 April 2017 – Renungan Pagi”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
March 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031