Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Jumat, 29 September 2017 – Renungan Malam

Sudah 705 kali dilihat

MINGGU XVI SES. PENTAKOSTA
JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017
Renungan Malam
GB.4 : 1-Berdoa
BOLEHKAH MENARI-NARI BAGI TUHAN?

2 Samuel 6:20-23
….. ..di hadapan TUHAN aku menari-nari (ay.21)

Daud mempersiapkan dengan baik perjalanan tigapuluh ribu orang umat-Nya mengantartabut Allah dari Obed-Edom menuju Yerusalem, kota Daud. Peristiwa perjalanan yang meriah. Bukan sekedar sukacita peserta prosesi upacara mengantar tabut Allah menuju Yerusalem tanpa makna. Tetapi terutama sebagai wahana membina pemahaman benar kepada mereka tentang dasar-dasar peribadahan yang berlangsung secara terpadu dan berkelanjutan. Masing-masing suku lsrael dikoordinasikan oleh masing-masing pemimpinnya. Orang-orang Lewi yang bertugas bersama para imam dengan tugas khusus mengawal tabutAllah, para penyanyi diatur oleh orang-orang Lewi diiringi permainan alat-alat musik yang lengkap. Pengaturan prosesi upacara tabut Allah ini berjalan dengan sukacita juga melalui pembagian tugas dengan baik (lihat 1 Taw. 15). Beberapa orang yang terkenal baik pengabdiannya dipercayakan, dalam arena yang diikuti oleh banyak orang yang terlebih dahulu telah menyucikan dirinya untuk tugas pengabdian yang mereka emban. Kecuali suatu gangguan kecil datangnya dari Mikhal, anak Saul, isteri Daud. Ia menyaksikan Daud menari sekuat tenaga dalam prosesi mengantar tabut Allah itu.

Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada seisi rumahnya, Mikhal menilainya sebagai tidak wajar bagi seorang raja menelanjangi dirinya di hadapan para hambanya, seperti seorang yang hina. Daud meyakinkan Mikhal bahwa hal itu dilakukan sebagai orang pilihan Tuhan menyingkirkan ayah Mikhal dan semua keluarganya untuk menunjukkan bahwa Daud yang menjadi raja atas umat TUHAN, Israel. Di hadapan TUHAN, Daud menari-nari (ay.21). Hal menari demikian ini adalah momentum dimana sikap spontanitas Daud yang memuliakan Tuhannya dinyatakan secara sungguh-sungguhbagi kemuliaan TU HAN-nya.

GB.4 : 2
Doa : (Tuhan memberikan kami menapaki alur perjalanan dalam arak-arakan menuju keabadian. Berilah kami berada pada barisan persekutuan arak-arakan dengan derap langkah yang rapi, serta mengajak orang lain untuk diberkati Tuhan)

No Response to “Jumat, 29 September 2017 – Renungan Malam”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
March 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031