Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Gerhana Hati Nurani Suami-Istri

Sudah 850 kali dilihat
Gerhana Hati Nurani Suami-Istri
Pada tanggal 6 Maret yang lalu telah terjadi peristiwa luar biasa tahun ini yakni Gerhana Matahari. Peristiwa yang langka ini telah diantisipasi dengan baik sebab waktu terjadinya gerhana tidak sehari penuh di suatu tempat. Sinarnya akan kembali menerangi seluruh ciptaan Allah dan memberi kehidupan. Celakanya, ada juga Gerhana Hati Nurani. Kalau yang satu ini tidak ada bagusnya dan tidak perlu dipersiapkan kedatangannya.
Gerhana Hati Nurani adalah judul buku dari Christianto Wibisono (2003). Membacanya kita serasa diajak mengikuti ‘tour de france’ yang melelahkan tetapi sulit dilepaskan. Meminjam isitilah ini saya hendak sampaikan bahwa : hati nurani yang mengalami kegelapan akan mengkristal dalam tindakan bagaikan Yahudi yang bilang bahwa mereka bangsa pilihan tetapi dikecam Yesus bagaikan makam yang kelihatan bersih di luar tetapi busuk di dalam.
Gerhana Hati Nurani adalah kejahatan terhadap nurani dan mengedepankan pragmatisme sempit seperti membangun tembok Berlin yang baru. Seluruh argumentasi yang dibangun atas nama kebenaran yang absolut dan bisa tergelincir ke dalam arogansi individual. Gerhana hati Nurani adalah mesin terminator yang nampak klimis namun penuh dengan amunisi dendam dan destruktif.
Maka setiap suami-istri yang sedang berjuang untuk terus mewujudkan panggilan dan pengutusan sebagai umat Tuhan adalah suami-istri yang cerdas dalam memantau setiap peristiwa. Gerhana matahari bisa saja terjadi, hadirnya menggelapkan segala sesuatu. Namun Gerhana Hati Nurani harus selalu diwaspadai. Agar suami-istri dapat selalu menjaga hati nurani dari berbagai virus yang mematikan. Suami-istri yang menjaga Hati Nurani adalah mereka yang akan terus bersinar sebab Gerhana Matahari hanya sementara. Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalampersekutuan dengan-Nya jerih lelah suami-istri tidak pernah sia-sia.
Dulu sekali, ada nasihat untuk tetap menjaga hati sebab kehidupan bersumber darinya. “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4:23)

 

No Response to “Gerhana Hati Nurani Suami-Istri”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
March 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031