Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

EL-ROY, ALLAH YANG MELIHAT

Sudah 875 kali dilihat

EL-ROY, ALLAH YANG MELIHAT

Pengalaman hidup seringkali menjadi suatu pencetus yang sangat mudah untuk kita memberikan suatu gambaran atau penamaan tentang siapakah Allah itu.

Didalam Kejadian 16 : 1-15, kita diajarkan tentang suatu kebenaran yang sangat penting bahwa Tuhan adalah El-Roi yang berarti Allah yang melihat (ay.13). Di dalam segala situasi

hidup, semua ciptaan, termasuk manusia ada dalam perhatian-Nya.

Di padang gurun itu, Tuhan telah melihat pergumulan Hagar. Perjumpaan Hagar dengan Tuhan justru saat terjadi suatu “kemalangan” dalam hidupnya. Bagi Hagar perjumpaan ini adalah suatu perjumpaan yang sangat istimewa dan luar biasa.

Sebelumnya ia tidak pernah berdoa dan berharap untuk berjumpa dengan Tuhan. Namun siapa sangka ternyata, perjumpaan itu menjadi momentum yang sangat penting dan membuat Hagar memberi kesimpulannya tentang Allah, “Engkaulah El-Roi.” Apakah Allah hanya melihat Hagar pada kondisi ini saja dan ada kejadian hidup yang terjadi pada Hagar yang tidak Tuhan lihat? Tentu saja tidak, Allah melihat Hagar dari sebelum ia ada dan bahkan sampai akhir kehidupannya. Allah bahkan melihat bagaimana keadaan hidup Ismael ke depan akan seperti apa dan akan menjadi apa? Mata Tuhan melihat tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Dan karena Tuhan melihatnya, itulah yang membuat Hagar bahagia. Itu juga berarti ketika ia berada di dalam rumah nyonyanya dalam kondisi yang tidak menyenangkan sekalipun Tuhan melihatnya. Itu sebab ketika mendengar permintaan Malaikat Tuhan itu kepadanya untuk kembali kepada nyonyanya meski akan mengalami penindasan, Hagar mau mengikuti dengan taat.

Dalam hal ini Hagar dibawa untuk melihat bukan hanya fenomena tentang pekerjaan Allah tetapi Ia melihat tentang siapakah Allah itu? Itu sebab Ia tidak ragu untuk mengikuti perintah-Nya untuk kembali. Baginya Allah adalah Allah yang selalu dapat dipercaya didalam perkataan-Nya dan janji-janji-Nya. Keadaan yang pahit, yang tidak ia suka, yang tidak menyenangkan, tidak membuatnya kecewa dan marah kepada Allah.

Terlalu banyak orang Kristen yang melihat Allah secara fenomena saja, namun tidak mengenal dan mengalami-Nya secara pribadi. Hidup keber-Allah-an hanya dipenuhi dengan koleksi-koleksi mujizat,karunia rohani dan kesaksian-kesaksian hidup saja namun minus pengenalan yang utuh akan Dia. Sehingga ketika mereka bertemu dalam pengalaman hidup yang tidak menyenangkan mereka menjadi segera kecut dan kecewa.

Semoga kita terus membangun diri dalam pengenalan yang utuh akan Dia, sehingga kalau pun warna hidup tak sejalan dan Tuhan seakan berada dalam ke-tiadaan tak membuat kita mempertanyakan-Nya.

Pengenalan itu juga diperlihatkan pelukis Rembrandt melalui lukisan ‘The Prodigal Son’. Tidak nampak sisi heroik dan perkasa sebaliknya diperlihatkan bagaimana Bapa itu membungkuk merangkul anaknya. Rembrand melihat Yesus dalam kesadaran bahwa Ia menjangkau manusia dalam keadaan sebagai Manusia. Inilah El-Roy, Allah yang melihat

jauh kedalam diri manusia. El-Roy, Allah yang melihat keberadaan kita. Maka jangan ragu dalam kehidupan ini sebab Ia selalu melihat kita semua

No Response to “EL-ROY, ALLAH YANG MELIHAT”

Comments are closed.

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
November 2020
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30