Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Archive | November, 2018

KAMIS, 22 NOVEMBER 2018 – Renungan Pagi

Published November 22, 2018

  MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA KJ.254:1 -Berdoa TUHAN MENUAI Yoel 3:9-16 “..ayunkanlah sabit, sebab tuaian sudah masak..” (ay.13) Dalam perikop, hari Tuhan (ayat 14) digambarkan sebagai hari penuaian yang Tuhan lakukan di lembah Yosafat, suatu lembah yang tidak diketahui lagi tempatnya. Hari penuaian ini adalah hari dimana Tuhan berhadapan dengan kekuatan bangsa-bangsa lain yang akan dihukum oleh Tuhan pada waktunya. Mereka dihukum Tuhan karena banyak kejahatan mereka (ayat 13). Ajakan Tuhan kepada bangsa-bangsa Iain adalah ajakan untuk berperang (ayat 9). Ajakan berperang Tuhan digambarkan dengan “Tuhan mengaum dari Sion”. Tetapi bagi umat-Nya, pada hari itu, Tuhan justru menjadi tempat perlindungan, […]

read more

RABU, 21 NOVEMBER 2018 – Renungan Malam

Published November 21, 2018

  MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA KJ.32 : 1,2 -Berdoa PERTOBATAN KOMUNAL Yoel 2 : 16 – 17 “…kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah…” (ay.16) Dalam perikop ini, Allah meminta pertobatan yang dilakukan dengan cara yaitu : Pertama, seluruh bangsa harus hadir mulai dari anak menyusui hingga orang tua. Semua harus meninggalkan kerjanya bahkan para pengantenpun harus menghadap Allah. Kedua, bangsa ini harus dikuduskan atau tahir. Yang berarti mereka harus kudus ketika menghadap Tuhan. Ketiga, para imam, harus menangis menyampaikan permohonan pengampunan kepada Tuhan. Pertobatan adalah pergumulan bangsa Israel. Allah bukan hanya meminta kehadiran dari anak yang menyusui sampai pada orang dewasa dengan […]

read more

RABU, 21 NOVEMBER 2018 – Renungan Pagi

Published November 21, 2018

  MINGGU XVV SESUDAH PENTAKOSTA GB.41:1,2 – Berdoa HATI BUKAN PAKAIAN Yoel 2:12-15 Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu (ay.13) Terkadang kita harus berpikir seribu kali saat mengambil keputusan lalu bertindak. Dalam perikop bacaan diawali dengan permintaan Tuhan “tetapi sekarang juga…”. Bisa dibayangkan di satu sisi Allah mempersiapkan hukuman bagi Israel atas kesalahan mereka tetapi di sisi lain Allah meminta dengan memaksa bahwa bangsa ini harus bertobat dan waktunya adalah “sekarang juga”. Ini menggambarkan bahwa bagi Allah pertobatan bangsa ini lebih penting daripada hukuman yang akan diberikan. Pertobatan tidak bisa ditunda tetapi hukuman dapat dibatalkan. Inilah yang menunjukkan bahwa Allah adalah […]

read more

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 – Renungan Malam

Published November 20, 2018

  MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA KJ.467 : 1 -Berdoa HINDARI AMARAH Amsal 20:3 Hormatlah seseorang, jika ia menjauhi perbantahan, tetapi setiap orang bodoh membiarkan amarah meledak (ay.3) Kemararahan adalah emosi yang sulit dihadapi. Kemarahan adalah sesuatu yang sering dihindari karena sering berdampak negatif bahkan destruktif atau merusak bagi orang yang marah maupun dalam hubungan dengan orang lain. Siapa yang sering marah selalu dinamakan dengan orang yang negatif lalu ditolak keberadaannya. Nada yang sama dalam nasihat Amsal 20:3a “terhormatlah seseorang jika ia menjauhi perbantahan”. Aninya, seseorang menjadi terhormat karena menjauhi perbantahan atau tidak terlibat dalam perbantahan atau perselisihan. Menjauh atau tidak […]

read more

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 – Renungan Pagi

Published November 20, 2018

  MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA GB.50 : 1 – Berdoa NILAI DARI PERKATAAN Amsal 17 :27 -18 :2 “….hanya suka membeberkan isi hatinya…” (18:2) Kadang kita menilai orang dengan perkataan yang diucapkan. Penulis Amsal membantu kita mengidentifikasi mana orang yang berpengetahuan dan mana yang tidak berpengetahuan. Orang yang berpengetahuan digambarkan sebagai orang yang “menahan” perkataan. Hal ini tidak sama dengan peribahasa “silent is gold” atau diam adalah emas. Orang yang berpengetahuan menurut Amsal bukan orang yang diam tetapi yang perkataannya dapat diatur. Orang yang perkataannya dapat diatur adalah orang yang berkepala dingin. Karena berkepala dingin atau bisa mengontrol dirinya maka […]

read more

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 – Renungan Malam

Published November 19, 2018

  MINGGU XXV SES. PENTAKOSTA GB. 8 : 1 – Berdoa KARAKTER YANG TERBENTUK DARI INGATAN AKAN MASA LALU Ulangan 24: 10 – 22 rmruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di Mesir dan engkau ditebus TUHAN, Allahmu, dari sana (ay.18) Masa lalu sering dengan mudah dilupakan. Tetapi Allah justru mengingatkan bangsa Israel untuk mengingat masa lalu mereka. Dari semua peristiwa yang terjadi di masa lalu, Allah mengingatkan bangsa Israel agar tidak melupakan bagaimana Allah membebaskan dan menebus mereka ketika mereka sebagai budak di tanah Mesir. Ingatan akan pembebasan dan penebusan tidak berhenti hanya pada nostalgia dengan cerita dan kenangan masa […]

read more

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 – Renungan Pagi

Published November 19, 2018

  MINGGU XXV SES. PENTAKOSTA GB. 116: 1-2 -B erdoa JANGAN MENGINGINi YANG DIMILIKI SESAMA Keluaran 20 : 17 Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, (ay.17) Kita mengetahui bahwa 10 perintah dalam Keluaran 20:1-17 mengatur manusia dalam relasi dengan Tuhan (Kel.20:3-11) dan relasi manusia dengan sesama (Kel.2O:12-17). Relasi antar sesama manusia khususnya tentang apa yang dimiliki oleh orang lain harus diatur. Kata mengingini” (Ibranl : Khawad) berarti keinginan atau kesenangan. Kata “mengingini” bukan sekadar keinginan tetapi melibatkan rasa senang atau menjadi senang ketika mengambil milik orang lain. Kesenangan demikian berasal dari egoisme yaitu dorongan mencari keuntungan diri sendiri. Hubungan […]

read more

MlNGGU,18 NOVEMBER 2018 – Renungan Malam

Published November 18, 2018

  HARI MINGGU XXV SES. PENTAKOSTA GB.40:1,2 – Berdoa SESUATU YANG ABADI Yesaya 54 : 7 – 8 “…dalam kasih setia abadi…” (ay.8) Yesaya menggambarkan hubungan Tuhan dengan bangsa Israel sebagai hubungan suami dengan isterinya. Sang suami ingin kembali kepada isterinya yang telah ditinggalkannya. Kembalinya sang suami hanya karena dilandasi oleh kasih sayang besar atau dipertegas dengan kasih setia abadi. Dorongan kemballnya sang suami yaitu Tuhan adalah karena dorongan dalam diri-Nya sendiri yaitu kasih sayang yang besar dan abadi. Kasih Allah yang didorong oleh kasih yang besar dan abadi adalah kasih yang memulihkan sepeni dalam ayat 1-3. Kasih Allah adalah […]

read more

MlNGGU,18 NOVEMBER 2018 – Renungan Pagi

Published November 18, 2018

  HARI MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA KJ.178:1 – Berdoa HIDUP DISAYANG TUHAN 1 Mazmur 103:8-14 “Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.” (ay.13) Siapa yang menolak hidupnya disayang Tuhan? Semua orang pasti menginginkan hidup mereka disayang Tuhan. Mazmur 103 ayat 13 melukiskan sayangnya Tuhan ibarat sayangnya seorang bapak kepada anak-anaknya. Di sini tidak dijelaskan anak yang model bagaimana yang mendapatkan sayang bapaknya itu. Apakah anak yang penurut, dengar-dengaran dan rajin atau juga mereka yang bandel, pemalas dan tidak dengar-dengaran? Seorang bapak yang baik pasti akan memberikan yang dibutuhkan anak-anaknya, bahkan rela berjuang dengan […]

read more

Warta Jemaat-18 November 2018

Published November 17, 2018

Warta Jemaat – 18 November 2018

read more

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
November 2018
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930