Ibadah Minggu Jam 06:00, 09:00, dan 18.00 WIB. Untuk Pos Ibadah Jam 07:00 WIB

- Tampilkan Lokasi Gereja

Dibuat | January 23rd, 2018

Sabtu, 27 Januari 2018 – Renungan Malam

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Sabtu, 27 Januari 2018 Renungan Malam PENGHIBURAN YANG HAMPA Ayub 21:27-34 “Alangkah hampanya penghiburanmu bagiku! Semua jawabanmu hanyalah tipu daya belaka!” (ayat 34) Penghiburan sangat dibutuhkan ketika kita menghadapi pergumulan yang berat. Dalam penghiburannya terhadap Ayub, Zofar salah satu sahabat Ayub, berusaha meyakinkan Ayub, bahwa kemujuran orang fasik hanyalah sementara saja, karena Allah akan menghukum mereka di dunia. Ayub menolak pandangan Zofar, sebab pandangannya bertentangan dengan realita tiap hari. Orang fasik justru memiliki banyak sekali kemujuran. Bahkan kemujuran itu berlangsung hingga kematian menjemputnya. Seakan-akan mereka bebas dari hukuman Allah, tak ada sesuatu pun yang menimpa […]

read more

Sabtu, 27 Januari 2018 – Renungan Pagi

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Sabtu, 27 Januari 2018 Renungan Pagi KESUDAHAN ORANG FASIK, PASTI! Ayub 21:16-26 “Betapa sering pelita orang fasik dipadamkan, kebinasaan menimpa mereka, dan kesakitan dibagikan Allah kepada mereka dalam murka-Nya!” (ayat 17) Siapakah yang disebut orang fasik? Menurut kitab Ayub, orang fasik adalah orang yang tidak mengindahkan Allah. Mereka menuruti pikiran dan keinginannya sendiri yang jahat. Sebab itu, orang fasik tidak akan mujur untuk selamanya! Meskipun hidup mereka tampak sejahtera dan bahagia, namun semua itu sia-sia dan semu belaka. ‘Pelita’ mereka yakni segala sesuatu yang mereka miliki dan banggakan pada akhirnya akan dipadamkan atau diambil oleh […]

read more

Jumat, 26 Januari 2018 – Renungan Malam

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Jumat, 26 Januari 2018 Renungan Malam MENANTI KEADILAN ALLAH Ayub 21:1-15 “Dengarkanlah baik-baik perkataanku dan biarkanlah itu menjadi penghiburanmu.” (ayat 2) “Tuhan tidak adil!”. Kalimat tersebut seringkali terlontar dari mulut kita yang merasa bahwa Tuhan tidak melakukan apa yang seharusnya Ia lakukan, yaitu segera menghukum orang fasik dan keturunannya. Kita geram karena Tuhan seakan-akan bungkam dan tidak peduli terhadap orang-orang benar yang ditindas dan diperlakukan sewenang-wenang oleh orang fasik. Kita marah melihat nasih orang fasik yang selalu mujur dan bahagia. Berbeda dengan orang benar, menurut Ayub, orang fasik berjaya di dumia bahkan meninggal dengan tenang […]

read more

Jumat, 26 Januari 2018 – Renungan Pagi

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Jumat, 26 Januari 2018 Renungan Pagi HIKMAT MENYELAMATKAN NYAWA Pengkhotbah 9:13-18 “Hikmat lebih baik daripada alat-alat perang, tetapi satu orang yang keliru dapat merusakkan banyak hal yang baik.” (ayat 18) Siapakah orang yang disebut berhikmat? Orang berhikmat adalah mereka yang cakap menggunakan wawasan dan keterampilan yang dimilikinya untuk menyelesaikan sebuah tugas, menghadapi sebuah masalah, dan meningkatkan kualitas kehidupannya. Tidak heran jika orang berhikmat mampu mengubah nasibnya dengan meraih kesuksesan. Bahkan lebih daripada itu, orang berhikmat yang bertindak cermat dapat menyelamatkan kehidupan orang banyak seperti tampak dalam bacaan kita pagi ini. Menurut Pengkhotbah, orang berhikmat meskipun […]

read more

Kamis, 25 Januari 2018 – Renungan Malam

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Kamis, 25 Januari 2018 Renungan Malam MENIKMATI HIDUP YANG FANA Pengkhotbah 9:7-12 “Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmy yang sia-sia, …” (ayat 9) Saudaraku yang terkasih, pagi hari tadi kita telah diingatkan tentang kefanaan hidup manusia di dunia. Malam ini, kita dimotivasi oleh Pengkhotbah untuk tetap menikmati hidup meskipun kematian adalah sesuatu yang pasti. Ada dua ranah dalam hidup manusia yang sangat berharga dan patut dinikmati. Pertama, pekerjaan. Pada prinsipnya, pekerjaan adalah anugerah Allah. Bukan kutukan apalagi beban. Karena itu manusia mesti melakukan pekerjaannya dengan sukacita, tekun dan bertanggung-jawab (ayat 10). Namun ia […]

read more

Kamis, 25 Januari 2018 – Renungan Pagi

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Kamis, 25 Januari 2018 Renungan Pagi SAMA TETAPI BERBEDA Pengkhotbah 9:1-6 “Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan…” (ayat 4a) Saudaraku, menurut Pengkhotbah, ada tiga hal yang sama dialami oleh semua orang di dunia. Pertama, tidak mengetahui apapun yang dihadapinya. Menurut Pengkhotbah, ketidaktahuan itu disebabkan bukan karena manusia kekurangan hikmat dan kepandaian. Melainkan karena sepandai-pandainya manusia, ia tetap makhluk yang terbatas. Baik raga dan tenaga maupun akal dan wawasan, semuanya tidak sempurna. Banyak rahasia tentang alam semesta ini yang belum dan tidak akan diketahui selengkap-lengkapnya oleh manusia. Tepatlah jika Pengkhotbah mengatakan bahwa hidup manusia […]

read more

Rabu, 24 Januari 2018 – Renungan Malam

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Rabu, 24 Januari 2018 Renungan Malam BERPALING KEPADA ALLAH Yesaya 45:22-25 “Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, …” (ay.22) Dalam bacaan Alkitab pagi tadi, kita telah diingatkan bahwa hanya Allahlah satu-satunya yang patut disembah dan daripada-Nya-lah kita memperoleh keadilan dan keselamatan. Menutup hari ini, kita diajak untuk berpaling kepada Allah. Menurut KBBI, kata berpaling artinya ‘menoleh, beralih atau bertukar’. Jadi, berpaling kepada Allah berarti menukar pandangan kita: yang semula memandang kepada dunia dan berhala-berhalanya, kini memandang kepada Allah, Pemilik segalanya. Sikap berpaling itu dilakukan bukan karena kebetulan, melainkan dengan sadar dan sengaja. Bukan pula karena […]

read more

Rabu, 24 Januari 2018 – Renungan Pagi

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Rabu, 24 Januari 2018 Renungan Pagi MENDENGAR ALLAH Yesaya 45:20-21 “Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku!” (ay.21a) Seseorang dikatakan bersalah tatkala ia melanggar sesuatu yang diketahuinya sebagai kebenaran. Israel dinyatakan bersalah oleh Allah karena mereka tetap menyembah ilah-ilah Kanaan, meskipun mereka tahu bahwa hal itu melanggar ketetapan Allah. Kini Israel mesti menjalani hukuman, yaitu hidup sebagai orang buangan di tanah asing, Babilonia. Menurut Yesaya, peristiwa pembuangan itu tidak hanya dipakai Allah mendidik umat kesayangan-Nya tentang kesetiaan dan ketaatan, melainkan juga untuk mengajak bangsa-bangsa sekitar Israel agar percaya kepada-Nya. Allah ingin […]

read more

Selasa, 23 Januari 2018 – Renungan Malam

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Selasa, 23 Januari 2018 Renungan Malam PERJALANAN YANG TIDAK SIA-SIA Yesaya 45:18-19 “Aku, TUHAN, selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus.” (ay.19a) Menjalani bulan pertama di tahun yang baru memang menyenangkan! Segala sesuatu seperti dimulai dari awal dan kita pun laksana turis yang siap berkeliling di sebuah kota yang belum pernah kita jumpai sebelumnya. Modal kita adalah harapan dan keyakinan bahwa kota itu akan memberikan kita sejuta pengalaman dan kenangan indah yang tidak terlupakan. Demikianlah perjalanan kita di tahun 2018. Dunia laksana sebuah “kota baru” yang kita kunjungi. Meski kita telah sering melihat dan […]

read more

Selasa, 23 Januari 2018 – Renungan Pagi

Published January 23, 2018

  Minggu III Sesudah Epifania Selasa, 23 Januari 2018 Renungan Pagi TIDAK MALU SELAMANYA Yesaya 45:14-17 “Sedangkan Israel diselamatkan oleh TUHAN dengan keselamatan yang selama-lamanya;” (ay.17a) Rasa malu adalah sesuatu yang inheren dalam diri manusia. Perasaan itu dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk karena melakukan kesalahan, pelanggaran dan dosa. Ribuan tahun yang lalu Israel pernah merasa sangat malu. Mereka dihukum oleh Allah melalui tangan bangsa Babilonia, karena dosa ketidakadilan dan penyembahan berhala. Seiring dengan hukuman Allah itu, Israel kehilangan muka di hadapan bangsa-bangsa. Mereka tidak bisa lagi membanggakan negeri Kanaan sebagai tanah perjanjian yang diberkati Tuhan, sebab mereka terbuang daripadanya. […]

read more

Event Yang Akan Datang

lihat semua event yang akan datang

Jumlah Pengunjung

Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors
January 2018
M T W T F S S
« Dec   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031